MASALAH DAN SOLUSI ASESMEN PENDIDKAN

 MUHAMMAD ZAKI AL AFIF

191010029

FAI/PAI

UNIVERSITAS COKROAMINOTO YOGYAKARTA

Judul Artikel: PENTINGNYA ASESMEN ALTERNATIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR DAN MEMBACA ILMIAH SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI 

Penulis: RIA YULIA GLORIA 

Jurnal : JURNAL SCIENTIAE EDUCATIA 

Volume/Tahun Terbit : VOLUME 1 EDISI 1, [April 2012]


PENGERTIAN ASESMEN :

Asesmen adalah suatu penilaian yang komprehensif guna mengetahui kinerja dari siswa, atau kita sering mengartikannya dengan sederhana yaitu penilaian. 

masalah-masalah :

1. Dewasa ini terdapat pergeseran penekanan dari Standar asesmen pembelajaran Sains, yaitu dari “yang mudah dinilai” menjadi “yang penting untuk dinilai” (National Research Council/NRC, 1996).

2. Rendahnya kontribusi pembelajaran sains terhadap kemampuan hidup warga negara mungkin disebabkan karena terlepasnya pembelajaran sains dari konteks sosial, yang berarti pembelajaran sains hanya menitik beratkan pada penugasan materi berupa engerjakan soal-soal hal itu tentu saja merupakan penggunaan asesmen yang tidak tepat sehingga warga negara hanya dipersiapkan untuk menguasai pengetahuan, tanpa bisa mengamalkannya di kehidupan nyata.

3. Penilaian pada level achievement cenderung hanya menilai dimensi hasil belajar yang terbatas,

solusi-solusi :

1. Suatu bentuk penilaian alternatif sangat dibutuhkan untuk menilai kemampuan kognitif, berpikir kreatif dan membaca ilmiah

2. Seharusnya kita membuat apa yang terjadi disaat pembelajaran atau proses belajar dapat menghasilkan berbagai kemampuan dan kompetensi bagi siswa. Menurut Gagne (1984), hasil belajar meliputi kemampuan yang multidimensi . Mengacu pada pendapat tersebut seharusnya penilaian yang digunakan harus dapat menilai seluruh aspek hasil belajar siswa.

3. jelaslah kita sangat memerlukan penilaian yang mampu menilai hasil belajar secara multidimensi, agar pencapaian tujuan pembelajaran dapat lebih maksimal.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MASALAH DAN SOLUSI BELAJAR SEPANJANG HAYAT (LIFELONG LEARNING)